Jumat, 02 Desember 2011

Nabi Yakub


Ya'kub  lahir  dan  tumbuh  di  tanah  Palestina.  Sewaktu  dewasa,  ia  pindah  ke
Babilonia  ikut  ke  tempat  pamannya,  Laban,  seorang  yang  berpengaruh  di
daerah  itu.  Laban  bermaksud  mengawinkan  Ya'kub  dengan  putrinya
pertamanya,  Layya.  Tapi  Ya'kub  lebih  ingin  menikahi  putri  kedua  Laban  yang
cantik, Rahiel.

Ya'kub  memang berhasil menikahi Rahiel setelah  sebelumnya menikahi Layya.
Pernikahan dengan Rahiel terjadi setelah Ya'kub memenuhi  persyaratan yang
diajukan Laban, yakni  menggembalakan  kambing  serta mengolah kebun  Laban
selama tujuh tahun. Selain kakak beradik itu, Ya'kub juga menikahi dua orang
budak.  Mereka  adalah  Zulfa  dan  Balhah.  Keempat  istri  tersebut  melahirkan
12  anak  bagi  Ya'kub.  Merekalah  yang  kemudian  menjadi  12  kelompok  orang
Yahudi.

Dari  12  anak  itu,  dua  orang  diantaranya  mendapat  tempat  istimewa  di  hati
Ya'kub.  Mereka  adalah  Yusuf  yang  kelak  menjadi  rasul  pula,  serta  adiknya.
Bunyamin.  Keduanya  adalah  anak  Rahiel.  Merekalah  -terutama  Yusuf-yang
terus menjadi sasaran iri hati saudara-saudaranya.

Namun  Yusuf  bukan  satu-satunya  keturunan  Ya'kub  yang  menjadi  rasul.
Seorang  keturunan  Ya'kub  dari  Bunyamin  adalah  Yunus  yang  juga  menjadi
rasul.  Lawi  dan  Yahudza  -keduanya  anak  Ya'kub  dengan  Layya-juga
menurunkan para rasul. Musa, Harun, Ilyas dan Ilyasa adalah  keturunan  Lawi.
Sedangkan Daud, Sulaiman,  Zakaria,  Yahya  dan  Isa  adalah para  rasul  Yahudi
anak cucu Yahudza.

Maka Ya'kub adalah kakek moyang para rasul sebelum masa Muhammad. Sikap
dan  cara  berpikirnya tentu berpengaruh pada  para  rasul  keturunannya  serta
kaum  Yahudi dan kemudian Nasrani  penegak panji  keesaan Allah sebelum  era
Muhammad.

0 komentar:

Poskan Komentar

Eimimo

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More